BERITA TERKINI

6/recent/ticker-posts

Oknum Dosen STIKES Yahya "Tak Profesional", Hak Akademik Mahasiswa Dipersulit

Baca Juga


Bima -  Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yahya Bima kembali menjadi sorotan publik. Setelah beredar video aksi pembakaran yang diduga almamater mahasiswa di depan ruang rektor, kini muncul pernyataan sikap soal dugaan tindakan tidak profesional yang mengarah pada dugaan penyalahgunaan wewenang oleh knum dosen.


Masalahnya,  oknum dosen di lingkungan kampus tersebut mempersulit hak akademik mahasiswa.


Video yang beredar di media sosial memperlihatkan seorang pria berpakaian putih membakar sebuah pakaian yang disebut dalam narasi unggahan sebagai almamater STIKES Yahya Bima. Dalam keterangan video yang diunggah akun M Fachrur Azhari, disebutkan aksi tersebut terjadi di depan ruang rektor.


Unggahan itu berbunyi, “Ada apa dgn stikes yahya bima hari ini sehingga terjadi pembakaran almamater tepat di depan ruang rektor STIKES YAHYA BIMA.”


Di tengah viralnya video tersebut, Ansor Kirana, Ketua Umum HMI Kabupaten Bima yang juga mantan Ketua BEM STIKES Yahya Bima dan saat ini berstatus mahasiswa profesi menyampaikan oknum dosen tidak seharusnya melakukan tindakan semacam itu. Terlebih  menyangkut hak mahasiswa dalam proses akademik, termasuk bimbingan, verifikasi nilai hingga proses kelulusan.


Menurutnya, mahasiswa yang telah memenuhi kewajiban administrasi dan finansial tidak seharusnya mengalami hambatan dalam memperoleh hak akademiknya akibat persoalan atau kepentingan tertentu.


Ansor menilai pembiaran terhadap persoalan tersebut berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pendidikan dan citra STIKES Yahya Bima.


Hingga saat ini, pihak Kampus STIKES Yahya dan juga oknum dosen tersebut belum berhasil dikonfirmasi.


#Anhar Amanan#

Posting Komentar

0 Komentar