BERITA TERKINI

6/recent/ticker-posts

Perebutan Ketua KONI NTB, LMI - Mori Hanafi Gugur, Akademisi Dorong Umi Dinda

Baca Juga


Mataram - Pemilihan Ketua KONI NTB periode 2026–2030, mengalami penundaan. Pemicunya,  lebih karena tidak ada bakal calon yang lolos verifikasi persyaratan. Bakal kandidat yakni Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal  dinyatakan gugur dalam tahap validasi berkas persyaratan. Sementara Mori Hanafi (Petahana/Caretaker): Juga dinyatakan tidak lolos persyaratan administrasi oleh TPP.

Jika Lalu Muhammad Iqbal (LMQ) dan Anggota DPR RI,Mori Hanafi harus tersingkir sebelum kompetisi berlangsung. Lantas siapa  sosok yang dianggap layak, memenuhi syarat dan kriteria serta memiliki kemauan  untuk  mencalonkan diri pada perebutan kursi  Ketua KONI NTB periode 2026-2030 mendatang. 


Setelah pengumuman resmi dari Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) tentang bakal calon  yang tidak lolos verifikasi persyaratan.  Sosok Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri,SE.,M.IP ramai diperbincangkan. 

Dukungan  untuk  Umi Dinda terus berdatangan,  termasuk dari kalangan Akademisi, salah satunya,  Alfin, SH,MH,. Akademi pada Perguruan Tinggi di Mataram, NTB tersebut menilai Umi Dinda merupakan figur yang layak mencalonkan sebagai ketua KONI.

"Menurut saya, Umi Dinda  layak mencalonkan diri setelah dua bakal calon dinyatakan gugur. Beliau layak karena memiliki pengalaman  dalam memimpin,  tak hanya di organisasi tapi juga  kepala Daerah, selama Dua Periode berturut turut," ujar Alfin Sahri.


Akademisi asal Desa Punti Kecamatan Soromandi itu menyebut kemampuan dan pengalaman Umi Dinda merupakan modal besar dalam  memajukan olahraga di NTB kedepan. Terlebih saat ini Politisi partai Golkar itu tengah menjalankan amanah rakyat sebagai Wagub NTB. 

"Bagi saya, beliau sudah memiliki modal untuk memimpin KONI NTB," tandas bang Alfin.

Proses lanjutan perihal status bursa pencalonan dan mekanisme berikutnya masih menunggu keputusan resmi dari pengurus serta koordinasi dengan KONI Pusat.Pemilihan ini sangat strategis karena kepengurusan baru nantinya akan memegang tanggung jawab besar dalam menyukseskan persiapan NTB sebagai tuan rumah bersama PON 2028.

'Pemilihan Ketua KONI harus dilakukan secepatnya,  karena NTB akan menjadi tuan rumah PON 2028 mendatang," terangnya.

Selain akademisi, Alfinsahrin juga ada yang menilai jika Bupati Bima Dua Periode tersebut layak mencalonkan diri pada pemilihan  Ketua KONI NTB. "Umi Dinda berpotensi menjadi calon alternatif yang patut dipertimbangkan. Kontestasi pun  semakin menarik karena satu persatu bakal calon dinyatakan gugur, pilihan akhirnya akan kembali pada kehendak dan suara insan olahraga di NTB," ujar Akademisi pada Media Online ini.

Meski mendapat dukungan sekaligus dorongan,tetapi hingga saat ini Umi Dinda belum memberikan kepastian, apakah akan mencalonkan diri sebagai Ketua KONI atau tidak?

"Pada prinsipnya sampai hari ini, Umi belum mengeluarkankan stetmen apapun terkait maju dan tidaknya di KONI NTB. Meskipun ada dukungan dari orang  untuk maju menjadi ketua," ujar orang dekat Umi Dinda.


#Anhar Amanan#

Posting Komentar

0 Komentar