BERITA TERKINI

6/recent/ticker-posts

FAKTANYA! Bripka Abdul Hamid Tidak Ditangkap, Kompol Herman Tanggapi Soal HP Eks Kapolres

Baca Juga

Foto Bripka Abdul Hamid - Kompol Herman,SH


Kota Bima - Baru-baru ini, isu liar tentang penangkapan Tiga Anggota Polisi termasuk salah satunya Anggota Polres Bima, Bripka Abdul Hamid oleh Polda NTB, beredar diluas. Terutama di Media Sosial (Medsos), namun isu di Dunia Maya itu tidak sesuai dengan kenyataan di dunia nyata.

Faktanya, Bripka Abdul Hamid tidak ditangkap apalagi sampai dibawa ke Mapolda NTB. Fakta itu terungkap ketika berbagai pihak mencari tau kebenaran (cek fakta) atas informasi penangkapan Bripka Abdul Hamid.


Metode berbeda dilakukan untuk dan demi mendapatkan kebenaran atas informasi tersebut. Ada yang langsung mendatangi kediaman Bripka Abdul Hamid di Kelurahan Sambina'e Kecamatan Mpunda Kota Bima dan ada juga yang melakukan komunikasi ke Polda NTB via Handphone (HP).

Hasil kroscek beberapa Wartawan dan Pegiat LSM,  Bripka Abdul Hamid masih ada di kediamannya dari sejak Minggu pagi (09/08/2026) hingga Minggu malam sekitar pukul 21:15 Wita.


"Pak Abdul Hamid sempat duduk dan bahkan makan bareng siput udang dengan saya juga Bayu, Ketua BARDAN Nusa Bima pada minggu pagi," ujar Pimpred Metromini Media, Agus Mawardy.


Terkait informasi penangkapan Bripka Abdul Hamid, Agus Mawardy melalui akun FB-nya Mawardy Agus menulis jika dirinya dan Bayu baru pertama kali ke Rumah Polisi Abdul Hamid.

Baru pertama kali saya ke rumah bang Hamid berdua dengan Bayu Pebuardi . Kami mempertanyakan semua hal yang menjadi pertanyaan publik. Namun, di tengah pertemuan itu ternyata ada Badai Ntb Real menulis status tentang beliau.


Kenapa saya bilang hoax. Karena beliau duduk dengan saya saat isu bergelinding di sosmed. Namun saya lama baru mengetahuinya.


Soal kehadirannya di rumah maulangi. Awalnya karena boy minta bantu. Untuk menemui aparat. Boy agak enggan bertemu awal kali. Makanya diantarlah dan dalam pertemuan itu. 


Bang Hamid tunggu di teras. Dan maulangi dan boy bicara di ruang tamu. Lalu, setelah itu pulang dan bang Hamid tak membahas apapun setelah itu 


Kaitan dengan kesaksian. Sebelumnya dalam pemeriksaan pihak kepolisian. Ternyata bang Hamid sudah menjadi saksi dalam perkaranya si boy. 


Wajar dia bertanya dan tak datang. Kenapa bisa jadi saksi persiidangan maulangi. Dan jika perkaranya si boy. Dia sudah berjanji pasti hadir. Karena sesuai dengan alur pemeriksaan dirinya dalam skandal kasus narkoba yang menggemparkan negeri di tahun ini.


Kami perlu untuk memvalidasi atas informasi yang berkembang. Karena fungsi jurnalis menjernihkan informasi yang memang menjadi hak publik di era demokrasi yang dianut bangsa ini. 


Untungnya beliau mau ketemu dan bicara. Sebelumnya, pernah kami WA. Beliau tak menanggapi. Tapi karena untuk memastikan informasi yang akurat. Kabar dari kamu tidak lebih dan tidak kurang merupakan pernyataan dari Bripka Abdul Hamid di kediaman Sambinae, kemarin


Jika Agus Mawardy dan Ketua BARDAN Nusa, Bayu ke kediaman Bripka Abdul Hamid pada Minggu Pagi. Sebagian Wartawan lainya pada Minggu Sore hingga Minggu malam. Wartawan meninggalkan kediaman Abdul Hamid sekitar pukul 21:15 Wita.


"Setelah selesai Sholat Magrib, saya minta bantuan ke sahabat saya Anggota Polri untuk mengantar ke rumah Bripka Abdul Hamid.Tapi dia (Polisi) menunggu diluar pagar rumah,  jadi hanya saya  yang masuk dan bertemu langsung dengan Bripka Abdul Hamid


Singkatnya, saya dan sahabat saya meninggalkan rumah Abdul Hamid tepat pada  pukul 21:15 Wita," terang  Anhar, Anggota PWI Kota Bima dan mantan Redaktur Koran stabilitas.


Kejelasan terkait informasi penangkapan Bripka Abdul Hamid oleh Tim Polda NTB, pun dilakukan oleh Pejabat penting yang ada di Institusi Penegak Hukum. Di hari yang sama (Minggu red), salah satu pejabat penting tersebut menelpon langsung mitranya yang ada di Mapolda NTB.


"Informasi itu tidak benar, tidak ada penangkapan terhadap Bripka Abdul Hamid. Itu jawaban mereka di Polda Pak Anhar," ujar pejabat penting yang meminta namanya di rahasiakan.


Mantan Wakapolres Bima Kota, Kompol Herman,SH menanggapi soal HP titipan eks Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro.


Kompol Herman, SH yang juga pernah dipercaya menjadi Kabag OPS Polres Bima itu  membenarkan mendapat titipan HP dari Mantan Kapolres Bima Kota, Didik Putra Kuncoro.


Mantan Kasat Lantas Polres Bima Kota tersebut mengakui jika HP yang dititip dalam kondisi mati, tanpa kotak. Namun, Kompol Herman tidak mengetahui tujuan menitipkan HP tersebit. Jadi hanya disampaikan akan ada yang megambilnya setiba di Mataram.


Rekaman ini disampaikan Kompol Herman dikutip pada  Redaksi Bimakini,  Senin (10/8/2026).


Dalam rekaman yang beredar luas di medsos, Kompol Herman juga menceritakan secara detail percakapan antara dirinya dengan eks Kapolres Bima kota,Didik Putra Kuncoro. Selengkapnya langsung dengarkan rekaman yang sudah beredar dibeberapa grup Facebook (FB).


#Anhar Amanan#

Posting Komentar

0 Komentar