Baca Juga
Peristiwa tersebut terungkap saat petugas melakukan pemeriksaan terhadap makanan bawaan sesuai dengan prosedur pengamanan sebelum diserahkan kepada tahanan. Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan benda mencurigakan yang disembunyikan di dalam salah satu gorengan.
Temuan tersebut langsung membuat petugas menghentikan proses penyerahan makanan dan mengamankan pemuda yang membawanya.
Dugaan sementara, paket berisi sabu itu sengaja disamarkan di dalam tahu isi goreng agar lolos dari pemeriksaan.
Pemuda tersebut kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap asal-usul narkotika tersebut, termasuk kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain maupun pihak yang menjadi tujuan pengiriman.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas pemuda maupun tahanan yang diduga menjadi penerima belum diungkap oleh pihak kepolisian karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Polres Bima Kota juga masih mendalami jenis, berat, dan jaringan peredaran narkotika yang diduga terkait dengan upaya penyelundupan tersebut.
Kasus ini menjadi bukti bahwa pemeriksaan terhadap barang bawaan pengunjung tahanan merupakan bagian penting dari sistem pengamanan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang, khususnya narkotika, ke dalam ruang tahanan.
Pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan perkara tersebut. Namun, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap secara menyeluruh modus penyelundupan sabu yang disamarkan di dalam makanan gorengan tersebut.(TIM)

0 Komentar