BERITA TERKINI

6/recent/ticker-posts

Dunia Pendidikan Tercoreng, Oknum Plt Kepsek Hukum Siswa Hingga Dirawat Medis

Baca Juga

Foto Korban Saat Dirawat di Rumah Sakit

Bima - Peristiwa yang memilukan kembali mencoreng citra dunia pendidikan di Kabupaten Bima. Kali ini oleh oknum Plt. Kepala Sekolah (kepsek) SDN Kala, Desa O'o Kecamatan Donggo, Kabupaten Bima. Oknum Kepsek  berinisial FT melakukan dugaan kekerasan terhadap anak didiknya sendiri sebut saja Sifa (P/11)

Peristiwa itu terjadi Selasa (28/4/2026) di sekolah SDN Kala, saat jam istirahat. Perlakuan tersebut diduga bukan pertama kali korban alami, tapi sudah lebih dari itu. Hingga bahkan korban mendapat perawatan medis di Rumah Sakit (RS).

Bukan hanya dia, ketiga temannya juga mendapatkan perlakuan yang sama, memberikan cabe dengan jumlah sebanyak mungkin untuk dimakan secara paksa, kemudian di tonjok dibagian muka.

Karena ketiga temannya betubuh kekar dan berisi beda dengan Sifa selain memakan cabe lebih banyak juga menerima pukulan area wajah ditambah dengan postur tubuh yang tinggi plus kurus kering. Akibatnya, mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Peristiwa tersebut terjadi di sekolah SDN Kala, saat jam istirahat pada, Selasa (28/4/2026).

Kabarnya, sebelum kejadian itu, Sifa dan ketiga temannya sedang bermain sambil bercanda dengan menebak- nebak kata. Sala seorang teman bermain dia, secara tidak disengaja menyebut kata "Pon*" (Dengan nada keceplosan). Karena candaan itu di muka umum hingga didengar oleh siswa yang lain kemudian diadu ke terduga pelaku yang merupakan oknum Plt. Kepala Sekolah.

Menerima aduan tersebut, terduga pelaku menghukum keempat korban dengan memberi makan cabe (Dengan emosi) dan memukuli korban dibagian muka.

Atas peristiwa itu, sepulang sekolah, teman bermain Sifa mengadu ke Harisa dan Ruslan (Ibu/bapak kandung Sifa) yang bertempat tinggal di RT 08, Dusun Langgentu Desa O'o Kecamatan Donggo. Tidak terima anaknya diperlakukan secara keras, bapak dia, Ruslan mendatangi sekolah namun saat itu terduga pelaku tidak ditempat.

Sehari setelah kejadian, korban jatuh sakit dan dibawa ke Puskesmas Kecamatan Donggo untuk mendapatkan perawatan. Hingga hari ini, kondisi korban setengah sadar dan dipastikan korban alami terauma berat.

Atas kejadian ini, kami menilai murni kelalaian  UPT Dikpora Kecamatan Donggo, Bunda Rostinah Syukrin, yang memberikan rekomendasi atau mandat terhadap orang yang tidak normal sebagai Plt atau yang memimpin sekolah kami.

Terakhir! Kami mendesak UPTD Kecamatan Donggo, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Bima Drs. Syahrul, Inspektorat Kabupaten Bima, Bkd Diklat Kabupaten Bima dan Bupati Bima,Ady Mahyudi untuk menindak tegas oknum PLT Kepsek tersebut.


#Juardin7#

Posting Komentar

0 Komentar