BERITA TERKINI

6/recent/ticker-posts

HML Terus Menata Kota Bima Agar Bebas Dari Banjir, Ratusan Miliar Dana UFCSI & NUFRep Diperjuangkan

Baca Juga

Kota Bima, www.bebek.topH.Muhammad Lutfi, SE terus menunjukan pengabdian terbaik untuk Kota Bima. Sederet prestasi dan perbuatan nyata untuk perubahan kota bima agar lebih baik dari sebelumnya sudah, sedang dilakukan.


Salah satu tugas penting Walikota, H.Muhammad Lutfi (HML) yang harus dituntaskan yakni menata Kota Bima agar bebas dari bencana banjir. Untuk mewujudkan hal itu, lobi anggaran pusat hingga luar Negeri pun dilakukan.

Hasilnya, Pemerintah Kota Bima mendapat bantuan program dalam rangka pengendalian banjir dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara I.

Anggaran untuk 2 (dua) program dalam rangka pengendalian banjir di Kota Bima bersumber dari pinjaman luar negeri (Loan), terdiri dari Urban Flood Control System Improvement In Selected Cities Phase 2 (UFCSI) dan National Urban Flood Resilience Project (NUFReP). Total anggaran yang berhasil diperjuangkan hingga mencapai ratusan miliar.

Walikota, HM.Lutfi menjelaskan, untuk program UFCSI berlokasi di Sungai Melayu di Kelurahan Jatiwangi dan Kelurahan Melayu, sungai Padolo di Kelurahan Dodu, Kumbe dan Dara.

Sementara, untuk program NUFReP meliputi drainase primer di Kelurahan Penatoi dan Kelurahan Santi, drainase primer Rite, Matakando dan Santi, drainase primer Monggonao, Pane dan Salama, drainase primer Amahami, Ni'u, drainase primer Sambinae, Panggi, dan drainase primer Kelurahan Panggi.

“Total anggaran dari NUFReP dalam rangka pengendalian banjir di Kota Bima sebesar Rp.400 M. Insa Allah Kota Bima akan tertata dan bebas banjir. Ini semua berkat do'a seluruh masyarakat Kota Bima," kata H.Lutfi.

H. Lutfi menjelaskan, proses tender untuk sungai Melayu akan dimulai pada bulan Juli dengan pagu 120 miliar, kontraknya ditargetkan pada November 2023 dengan pihak ketiga selaku pemenang tender.

“Untuk 6 (enam) saluran drainase primer yang didukung oleh NUFReP, proses tendernya sekitar bulan Juli dengan pagu 270 miliar,” jelasnya  seraya berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kota Bima agar pelaksanaan program ini dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan.

 

---Anhar Donggo Sila---

Posting Komentar

0 Komentar