Baca Juga
BIMA - Tahun 2017 lalu, Pemerintah membangun Sentral Pemukiman (SP) 6. Lokasinya di Dusun Sori Sumba, Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora. Informasinya ada beberapa kesepakatan antara Pemerintah Daerah (Pemda) dengan pemilik lahan. Salah satunya menyangkut ganti rugi lahan.
Namun kesepakatan ganti rugi lahan tidak diwujudkan melalui tindakan nyata. Hingga saat ini, Pemkab Bima belum juga melakukan ganti rugi lahan milik sejumlah warga untuk membangun SP 6.
Pemkab Bima diduga kuat telah menggelapkan anggaran untuk ganti rugi lahan. Hanya saja tidak diketahui secara jelas berapa jumlah anggaran untuk ganti rugi lahan tersebut.
Sejumlah warga Kecamatan Tambora mengaku belum menerima ganti rugi atas lahan untuk pembangunan SP 6.
Padahal, puluhan hektar lahan milik warga tersebut sudah digunakan untuk membangun SP 6 ."Sampai saat ini warga pemilik lahan khususnya saya sendiri belum mendapat ganti rugi atas lahan yang dimanfaatkan oleh pemerintah untuk pembangunan SP Transmigrasi (Lingkungan SP 6 Sori Sumba) Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora," ungkap salah seorang pemilik lahan yang digusur untuk pembangunan SP 6 Sori Sumba Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima, H Ishaqa Arahman, Jumat (4/2/2022).
Ia mengaku, memiliki lahan di lokasi setempat seluas 1 Hektar. Saat itu, dirinya diminta untuk menyerahkan lahan guna kebutuhan pembangunan SP transmigrasi dan menjanjikan akan diberikan ganti rugi.
"Sudah beberapa tahun saya menunggu ganti rugi atas lahan saya itu. Tapi sampai sekarang tidak ada," bebernya.
Lanjut H Ishaqa, pemerintah harus segera membayar ganti rugi atas lahan tersebut. "Harus berapa tahun lagi saya harus menunggu ganti rugi itu," tuturnya.
Pantauan wartawan, puluhan hektare lahan milik warga ini, sudah berubah menjadi lokasi SP 6 Sori Sumba (Transmigrasi) Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten Bima dan kabarnya ditempati 300 lebih KK.
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Bima, Fatafulah S.Sos, yang didatangi wartawan di kantor Disnakertrans Bima tidak berhasil ditemui.
"Pak Kadis bersama beberapa Kabid dan Kasi di bagian Transmigrasi sedang berada di Jakarta dalam rangka tugas," terang salah seorang pegawai Disnakertrans Kabupaten Bima.
#Anhar Amanan#

0 Komentar